BUKU TAMU
ISI BUKU TAMU
Main Menu
Home
Visi & Misi Gubernur
ViSi & Misi Dinkes
Forum Diskusi
Info Pengelola SIK KALTIM
Info Jamkesmas
Struktur Organisasi
LINK RS
RSUD AW.Syahranie Smd
RS Atma Husada Mahakam Smd
RSUD Malinau
LINK WEBSITE
LINK KAB./KOTA
LINK KESEHATAN
LINK UPTD
AKPER PROV. KALTIM
DATA DAN INFORMASI
Renstra 2003 - 2008
Profil tahun 2006
Pedoman
ISU POKOK DAN STRATEGIS
Berita Daerah
Berita Kutai Kartanegara
Berita Balikpapan
Berita Berau
Berita Samarinda
Berita Bontang
Berita Kutai Barat
Berita Nunukan
Berita Malinau
Berita Paser
Berita Bulungan
Berita Penajam Paser Utara
Berita Tarakan
Berita Kutai Timur
LINK INTRANET
INTRANET DINKESKALTIM
Events Calendar
« < June 2009 > »
S M T W T F S
31 1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 1 2 3 4
« < July 2009 > »
S M T W T F S
28 29 30 1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31 1
Login Form





Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Related Items
DOCman Category
Sabtu, 04 Juli 2009
Home
10 AGENDA PRIORITAS PEMBANGUNAN KALTIM  == 1. Atasi pengangguran, karena di Kaltim jumlah angkatan kerja, dengan jumlah lapangan pekerjaan masih belum seimbang. ==  2. Pembangunan infrastruktur perekonomian, terutama jalan, jembatan dan pelabuhan. Jalan trans Kalimantan perlu segera dituntaskan. Begitu pula pembangunan jalan kabupaten/kota. == 3. Pelaksanaan komitmen untuk mengalokasikan biaya pendidikan sebesar 20 persen (di luar gaji dan kesejahteraan guru), pencanangan wajib belajar 12 tahun serta pendidikan gratis.   == 4 . Penanganan banjir yang melanda Kota Samarinda, Balikpapan, dan kota-kota lainnya, terutama sepanjang Daerah Aliran Sungai Mahakam. ==  5. Pemberdayaan ekonomi rakyat semakin ditingkatkan, terutama memperhatikan pada sektor riil, sektor informal dan UKM. Begitu pula perlunya mengurangi keterbatasan akses permodalan.  == 6. Peningkatan daya beli masyarakat dan peningkatan kesejahteraan PNS / TNI dan Polri. == 7. Penyelesaian krisis energi, mengurangi ketimpangan antara ketersediaan tenaga listrik dengan kebutuhan tenaga listrik. == 8. Kemandirian/kecukupan pangan dalam rangka ketahanan pangan.   == 9. Pembangunan kawasan wilayah perbatasan, kawasan pedalaman dan daerah terpencil. Satu hal yang perlu terobosan khusus, mengingat tingkat kemajuan yang dicapai pada saat ini relatif lambat. == 10. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi, dengan memperbaiki iklim investasi.           
Advertisement
KOSMETIK MENGANDUNG BAHAN BERBAHAYA / BAHAN DILARANG
Senin, 15 Juni 2009
Berdasarkan hasil pengawasan, sampling dan pengujian laboratorium sejak September 2008 hingga Mei 2009, Badan POM telah memerintahkan untuk menarik dari peredaran produk kosmetik yang mengandung bahan berbahaya / bahan dilarang Merkuri, Hidrokinon, Asam Retinoat, Zat Warna Merah K.3 (CI 15585), Merah K.10 (Rhodamin B) dan Jingga K.1 (CI 12075), sebanyak 70 (tujuh puluh) item sebagaimana terlampir
Selengkapnya...
 
Pengumuman Seleksi TKHI 2009
Rabu, 10 Juni 2009

Pengumuman hasil seleksi TKHI Tahun 2009 dapat di download di sini

1. SK Pengumuman TKHI 2009

2. Calon TKHI Embarkasi Balikpapan

3. Ketentuan Pelatihan TKHI 2009 

Bahan  Modul Pelatihan TKHI dapat di download di www.lrckesehatan.net

Informasi seputar pelaksanaan ibadah haji tahun 2009 dapat dilihat di www.kesehatanhaji.info  

Pengumuman selengkapnya tentang seleksi TKHI tahun 2009 dapat dilihat di www.tkhi.depkes.go.id 

Sumber : www.depkes.go.id 

 
PELATIHAN SIMPUS KAB KUTAI BARAT
Rabu, 10 Juni 2009
 Dalam mendukung manajemen kesehatan, baik manajemen organisasi maupun menajemen pelayanan kesehatan diperlukan informasi yang akurat, tepat waktu dan valid. Sumber informasi kesehatan sebagian besar berasal dari Sarana Pelayanan Kesehatan baik sarana pelayanan kesehatan pemerintah (Puskesmas & RSUD) maupun Sarana pelayanan kesehatan swasta. Puskesmas sebagai sarana pelayanan kesehatan yang komprehensif (Promotif, Preventif, Curatif dan rehabilitatif) tentunya mempunyai informasi yang banyak bila ditinjau dari variabel informasi.

Selengkapnya...
 
Penetapan Tenaga Puskesmas Teladan Tahun 2009
Jumat, 05 Juni 2009
Berdasarkan surat Direktorat Jenderal Bina Kesehatan Masyarakat Departemen Kesehatan R.I. Nomor : KP.03.02/B.IV/1104/2009, tanggal 3 April 2009 mengenai pemberian penghargaan bagi Nakes Teladan Tahun 2009, telah diadakan penilaian Tingkat Provinsi yang melibatkan Tim penilai dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, Akademisi dan Organisasi Profesi diikuti oleh 8 (delapan) Kabupaten/Kota
Selengkapnya...
 
60 Merek Obat Tradisional dan Suplemen Makanan Dimusnahkan
Senin, 08 Juni 2009
Enam puluh jenis obat tradisional dan suplemen makanan yang mengandung bahan kimia obat (BKO) ditarik dan dimusnahkan. Obat tersebut terdiri dari 6 item obat tradisional pelangsing diantaranya Qianjiali Kapsul Pelangsing dan Lasmi Kapsul, 9 item obat tradisional dan suplemen makanan penambah stamina pria diantaranya New Idola Kapsul dan Purwoceng Serbuk, serta 45 obat tradisional lainnya seperti Pamong Raga Pegal Linu dan Gatal Eksim Serbuk. Selengkapnya dapat dilihat dalam lampiran.
Selengkapnya...
 
Hati-hati Menggunakan Peralatan Makan dari Melamin
Kamis, 04 Juni 2009
Masyarakat diminta berhati-hati menggunakan peralatan makan dari melamin karena berdasarkan hasil pemeriksaan Badan POM, 30 produk peralatan makan melamin berupa piring, mangkuk, sendok, garpu, gelas, dan sodet yang beredar di Indonesia terbukti positif melepaskan formalin dan melamin yang berpotensi membahayakan kesehatan.
Selengkapnya...
 
Musrenbang Kesehatan
Rabu, 06 Mei 2009

Sehubungan dengan visi misi gubernur untuk memberikan pelayanan public yang terbaik khususnya di bidang kesehatan dan dalam rangka upaya meningkatkan status kesehatan masyarakat di Kalimantan Timur telah dilakukan berbagai upaya untuk peningkatan akses dan mutu pelayanan kesehatan melalui revitalisasi puskesmas dan akreditasi rumah sakit serta pembenahan skeme pembiayaan jaminan kesehatan dan berbagai upaya dalam menyelesaikan masalah kesehatan prioritas untuk mencapai sasaran Indonesia Sehat 2010 dan MDG’s 2015 di wilayah masing-masing baik penyelesaian masalah penyakit, cakupan pelayanan dan kondisi kesehatan lainnya maupun penyelesaian masalah system dan manajemen pelayanan kesehatan, berbagai program telah an akan disusun mulai dari perencanaan berdasarkan data dan fakta, perencanaan anggaran atas dasar efektivitas dan efisiensi serta mempertimbangkan daya ungkit yang maksimal, dan membuat rencana kerja untuk pelaksanaannya dengan baik.

Selengkapnya...
 
Terkait Flu Babi, Masyarakat Dihimbau Tidak Panik
Sabtu, 02 Mei 2009
Flu Babi (Swine Flu) yang disebabkan virus H1N1, saat ini telah menelan 149 korban meninggal dunia di Meksiko dan menyerang 1.600 orang lainnya. Sedikitnya 40 kasus dilaporkan di Amerika Serikat, enam di Kanada, dua di Skotlandia dan satu kasus di Spanyol.
Selengkapnya...
 
Permasalahan Kesehatan Akibat Banjir di Kota Samarinda, Kalimantan Timur ( Lanjutan)
Jumat, 24 April 2009
ImagePerkembangan permasalahan kesehatan akibat banjir di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur serta upaya penanggulangannya berdasarkan informasi dari Dinas Kesehatan Kota Samarinda dan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur tanggal 23 April 2009 sampai pukul 14.30 WIB sebagai berikut :
Selengkapnya...
 
Permasalahan Kesehatan Akibat Banjir di Kota Samarinda, Kalimantan Timur
Kamis, 23 April 2009
Perkembangan permasalahan kesehatan akibat banjir di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur serta upaya penanggulangannya berdasarkan informasi dari Dinas Kesehatan Kota Samarinda dan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur tanggal 20 April 2009 sampai pukul 14.30 WIB sebagai berikut :
Selengkapnya...
 
Lowongan Sebagai Petugas Kesehatan Haji Indonesia
Kamis, 23 April 2009
Departemen Kesehatan membuka kesempatan bagi tenaga kesehatan untuk menjadi petugas kesehatan haji Indonesia tahun 2009 M / 1430 H sebagai berikut:
Selengkapnya...
 
Menengok Fakultas Kedokteran Unmum
Rabu, 08 April 2009

Minimal Perlu Biaya Rp 40 Juta, Paling Murah Se-Indonesia

Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda saat ini memiliki  378 mahasiswa dari 8 angkatan. Sementara yang lulus baru berjumlah 21 orang. Bagaimana proses studi di fakultas yang dibentuk tahun 2001 ini?
Selengkapnya...
 
Penandatanganan Pakta Integritas
Rabu, 01 April 2009

ImagePada hari Rabu tanggal 1 April 2009 dilaksanakan penandatangan pakta integritas kepada pejabat eselon III dan IV dilingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur dan UPTD Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur yang disaksikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur . Dengan pakta integritas itu, diharapkan mampu mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa, sekaligus mengubah paradigma birokrasi yang semula sebagai penguasa menjadi pelayan masyarakat.


Selengkapnya...
 
"BCG, DPT, Polio, Campak Dan Hepatitis B “ Imunisasi Wajib Bagi Semua Bayi
Rabu, 01 April 2009
Menkes, Dr. dr. Siti Fadilah Supari Sp.Jp(K) menyatakan, imunisasi yang diwajibkan oleh pemerintah kepada semua bayi ( usia 0-11 bulan ) adalah BCG untuk mencegah penyakit tuberculosis, DPT untuk mencegah penyakit Diphteri, Pertusis dan Tetanus, imunisasi campak untuk mencegah penyakit campak, imunisasi polio untuk mencegah penyakit polio, plus Hepatitis B untuk mencegah penyakit Hepatitis B ( penyakit hati ). Hasil penelitian dari sisi epidemiologis yang membuktikan manfaat perlunya imunisasi dasar untuk bayi. Hal ini telah tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan RI tentang Program Imunisasi tersebut.
Selengkapnya...
 
Mengapa Tak Ke Dokter, Kaltim (Belum) Sehat
Selasa, 31 Maret 2009
BIDAN, perawat, atau mantri di perkotaan akan menjadi sorotan bila menjalankan praktik kedokteran di luar kompetensi mereka. Apalagi di perkotaan, di mana dokter sangat gampang dicari dan tinggal pilih. Bila perawat/mantri tetap nekat membuka praktik pengobatan, bisa jadi akan berurusan dengan kepolisian.
Selengkapnya...
 
Malinau Minim, Bengkak di Samarinda
Selasa, 31 Maret 2009
SAMARINDA –  Jumlah dokter di Kaltim masih sangat terbatas dan belum merata. Saat ini ada 1.324 orang dan tersebar di 13 kabupaten/kota. Jumlah itu, terbagi dalam 3 klasifikasi, yaitu dokter spesialis 292 orang, dokter umum 786 orang, dan dokter gigi 246 orang. Tak ubahnya bidan yang menumpuk di perkotaan, dokter juga demikian. Samarinda jadi daerah yang memiliki jumlah dokter terbanyak, yakni 280 orang. Sedangkan daerah yang paling minim dokter adalah Malinau, hanya 21 tenaga dokter.
Selengkapnya...
 
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Berikutnya > Akhir >>

Hasil 1 - 19 dari 159
STATISTIK PENGUNJUNG
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini53
mod_vvisit_counterKemarin214
mod_vvisit_counterMinggu Ini982
mod_vvisit_counterBulan Ini798
mod_vvisit_counterKeseluruhan82579
Aplikasi Online
Sistim Informasi Bencana
SIPNAP
SIM Jamkesmas (baru)
SPM ONLINE
Pelayanan Informasi Obat
Pedoman
PD3I September 2008
Pedoman Profil Kab./Kota
Buku Konsil Kedokteran Indonesia
Pedoman Pengobatan Dasar
Pedoman TB
Daftar Obat Esensial Nasional
JUKNIS DAK 2009
Pharmaceutical Care
Manual P2M
RISKESDAS 2007 KALTIM
RISKESDAS 2007 Nasional
SKN 2009 (New)
Peraturan Bid. Kesehatan
Permenkes 741 (SPM)
Permenkes 512 (Praktek)
Permenkes 267
Materi Pertemuan
Materi Pertemuan
Rakerkesda
RAKERNAS 2009
Info Kesehatan
Info Kesehatan
Sekilas Informasi
10 PRINSIF TATA PEMERINTAHAN YANG BAIK                            1. PARTISIPASI  MENDORONG SETIAP WARGA UNTUK MEMPERGUNAKAN HAK DALAM MENYAMPAIKAN PENDAPAT DALAM PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN, YANG MENYANGKUT KEPENTINGAN MASYARAKAT BAIK SECARA LANGSUNG MAUPUN TIDAK LANGSUNG.  2. PENEGAKKAN HUKUM MEWUJUDKAN ADANYA PENEGAKKAN HUKUM YANG ADIL BAGI SEMUA PIHAK TANPA PENGECUALIAN, MENJUNJUNG TINGGI HAM DAN MEMPERHATIKAN NILAI - NILAI YANG HIDUP DALAM MASAYARAKAT 3. TRANSPARANSI MENCIPTAKAN KEPERCAYAAN TIMBAL BALIK ANTARA PEMERINTAH DAN MASYARAKAT MELALUI PENYEDL4AN INFORMASI DAN MENJAMIN KEMUDAHAN DI DALAM MEMPEROLEH INFORMASI YANG AKURAT DAN MEMADAI 4. KESETARAAN MEMBERI PELUANG YANG SAMA BAGI SETIAP ANGGOTA MASYARAKAT UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAANNYA 5. DAYA TANGKAP MENINGKATKAN KEPEKAAN PARA PENYELENGGARA PEMERINTAH TERHADAP ASPIRASI MASYARAKAT TANPA TERKECUALI 6. WAWASAN KE DEPAN MEMBANGUN DAERAH BERDASARKAN VISI DAN STRATEGI YANG JELAS DAN MENGIKUTSERTAKAN WARGA DALAM SELURUH PROSES PEMBANGUNAN, SEHINGGA WARGA MERASA MEMILIKI DAN IKUT BERTANGGUNG JAWAB TERHADAP KEMAJUAN DAERAHNYA 7. AKUNTABILITAS MENINGKATKAN AKUNTABILITAS PARA PENGAMBIL KEPUTUSAN DALAM SEGALA BIDANG YANG MENYANGKUT KEPENTINGAN MASYARAKAT 8. PENGAWASAN MENINGKATKAN DAYA PENGAWASAN TERHADAP PENYELENGGARAAN PEMERINTAH DAN PEMBANGUNAN DENGAN MENGUSAHAKAN KETERLIBATAN SWASTA DAN MASYARAKAT LUAS 9. EFISIANSI DAN EFEKTIFITAS MENJAMIN TERSELENGGARANYA PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT DENGAN MENGGUNAKAN SUMBER DAYA YANG TERSEDIA SECARA OPTIMAL DAN BERTANGGUNGJAWAB 10. PROFESIONALISME MENINGKATKAN KEMAMPUAN DAN MORAL PENYELENGGARA PEMERINTAHAN AGAR MAMPU MEMBERI PELAYANAN YANG MUDAH, CEPAT, TEPAT DENGAN BIAYA YANG TERJANGKAU




GALERI PHOTO
KONTAK PEMBACA
Nama:

Pesan:

Polls
Bagaimana Tampilan Website Ini
 
Siapa Yang Online
Saat ini ada 1 tamu online
: Home :: Visi & Misi Gubernur :: ViSi & Misi Dinkes :: Forum Diskusi :: Info Pengelola SIK KALTIM :: Info Jamkesmas :: Struktur Organisasi :
Advertisement